Skip to main content

Posts

Featured Post

Komedo Cinta

Setelah apa yang meraka lalui selama ini, layaknya jerawat yang menempel pada wajah, setelah beberapa waktu jerawat itu hilang dengan sendirinya dan wajah kembali mulus hingga akhirnya Herman dan Ningsih berhasil melanjutkan hubungan cinta mereka ke jenjang pernikahan. Satu persatu tamu undangan mulai berpulangan ke rumah masing-masing, acara pernikahan yang hanya berlangsung sebentar saja karena aturan protokol kesehatan pandemi covid-19 membuat mereka memiliki banyak sisa waktu dan tenaga berduaan di malam pengantin. Waktu menunjukkan pukul 8 malam lewat sedikit, Dalam kamar tidur mereka, di depan meja rias Ningsih duduk menghadap cermin. Sementara Herman berbaring di sebuah sofa yang terletak di luar kamar bagian beranda kamar, dari beranda kamar itu Herman bisa melihat istrinya yang berada dalam kamar. Tidak jauh dari sofa tempat Herman bersantai terdapat satu buah meja Billiard dan kolam renang. Sambil bermain smartphone, sesekali ia memandang ke arah istrinya yang hanya mengenaka
Recent posts

Jerawat Cinta

Setelah melalui perjalanan panjang dari Jakarta ke Papua, mulai dari Ibu Kota Jakarta naik pesawat ke Provinsi di Papua lalu naik pesawat lagi ke Kabupaten yang ada di Papua selanjutnya naik taksi dari bandara ke terminal kemudian naik angkot dan akhirnya Herman sampai juga di tempat tujuannya yaitu sebuah desa kecil di pedalaman Papua dimana ia di tugaskan dan tinggal untuk sementara waktu sampai tugasnya selesai. Sesampainya di desa tersebut Herman sempat kebingungan dimana harus menginap karena tak ada penginapan disana namun setelah menemui kepala desa akhirnya ia disarankan menginap di salah satu rumah warga bernama Pak Agus dengan membayar sewa kamar Rp.500 ribu perhari, karena menurut Pak Agus orang Jakarta duitnya banyak. Herman pun menyanggupi. Hari-hari berlalu tak terasa seminggu sudah Herman tinggal disana dan mulai mengenal sebagian warga yang jumlahnya hanya sekitar 100 kepala keluarga. Namun hal paling berkesan baginya adalah bisa berkenalan dengan anak perawan Pak Agus

Cara Membersihkan Debu di Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar

Kipas angin yang digunakan terus-menerus tentu memunculkan debu yang lama-kelamaan menumpuk dan menempel di bagian baling-baling serta jaring besi kipas. Tumpukan debu pada kipas angin harus dibersihkan agar embusan anginnya tetap kencang dan bersih sekaligus membuat tampilan kipas angin lebih enak dilihat. Jika membersihkan kipas angin terasa sulit karena harus membongkar beberapa bagian kipas, ada cara mudah yang bisa dilakukan tanpa perlu membongkarnya. Mengutip kanal YouTube Richil Wasobi, Rabu (26/5/2021) dan dari Kompas.com, berikut ini cara mudah membersihkan tumpukan debu di kipas angin tanpa perlu dibongkar. Anda bisa membersihkannya dengan menyemprotkan larutan pembersih khusus. Berikut ini cara membuat larutan dan langkah membersihkan kipas angin. Cara membuat larutan pembersih kipas angin: 1. Siapkan bahan larutan pembersih berupa setengah gelas cuka, tiga sendok makan baking soda, dan dua sendok makan sabun pencuci piring.   2. Setelah itu, masukkan semua bahan secara beru

Trik Sulap Memasukkan Benda Besar Ke Lubang Kecil

Memasuk-kan benda besar ke lubang  kecil. Hmm.. Terdengar mustahil dilakukan bukan? itulah sulap apapun itu dapat saja terjadi. Seperti biasa langsung saja ke intinya tidak usah panjang2 (karena bingung juga bagaimana memanjangkan), lagipula kata Dr. Boyke, yang pendek kekar (pendekar) lebih memuaskan, sebab bagian sensitif hanya terdapat di sepertiga (liang) atas saja, selebihnya tidak.  Namun disatu sisi beliau juga mengatakan minimal panjang 9cm, kurang dari itu tidak bisa memuaskan. Disisi lainnya lagi beliau juga menegaskan, pria hanya membantu, yang bisa memuaskan wanita adalah diri wanita itu sendiri. Kita lagi bahas sulap kan? Oke lanjut. Habisnya entu berita menjebak, judulnya beda2 tapi isinya sama, saya terjebak menjadi membacanya beberapa kali hingga akhirnya jadi rada hapal, hihi. Ok sulap kita. Bahan yang di perlukan: 1. Botol 1500ml bekas air mineral kosong transparan. 2. Garpu. 3. Jeruk. Cara membuatnya menjadi alat sulap: Gunting botol seperti membelah dari muara luban

Cinta Ningsih Hilang di Laut Bali

"Neng, maafin abang dong, janji deh gak ngulangi lagi." Bujuk Herman pada kekasihnya, Ningsih. "Nggak, kelaut aja luh Bang, dasar Abang PlayBoy" Umpat Ningsih pada Herman seraya berlalu pergi meninggalkannya. "Emang gue pelaut kok" balas Herman bersungut2 sedikit kesal dituduh selingkuh. Sambil memasang kaca mata hitamnya ala BoyWatch dan meninggalkan dermaga itu menuju dua temannya. *** Seperti biasa Herman, Agus, Satria, akan latihan bersama dengan beberapa prajurit AL lainnya untuk menembakkan torpedo dari kapal selam. Menaiki kapal selam buatan Jerman 1979 yang sudah digunakan selama 41 tahun dan pernah diperbarui di Korea kemudian dioperasikan kembali sebagai tempat latihan, kondisi itu membuat mereka sedikit kuatir terlebih pada latihan sebelumnya pernah terjadi insiden ketika torpedo akan diluncurkan namun sistem penutup torpedo tidak mau terbuka yang menyebabkan 3 prajurit gugur saat itu. "Bagaimana itu?" Ucap Herman pada temannya bernama

Fake Gangsters 3: Ngepet Again

Pemeran Utama: Agustino, Hermano, Satriano. Pemeran Tamu: Ningsih (istri Herman, yang juga mantan bini Agus). Syifa (Anak Satrio) (Pensiun). Jaey (Mantan Fake Gangsters berubah jadi penghianat) Amrano (Pensiun). Antonio (Pengganti Amrano). Sutradara & Writer: Jaey Van Borneo Mempersembahkan Cerpen: Fake Gangsters (Gengster Gadungan) *** Pasca keluarnya Amran dari anggota Geng membuat ketiga temannya yaitu Agustino, Hermano, Satriano, rehat beberapa tahun dari hoby mereka sebagai perampok karena biasanya Amran-lah penyumbang ide dan dalang skenario dibalik aksi2 mereka, namun bagaimana lagi Amran memang sudah waktunya keluar karena peraturan dalam Geng anggotanya tidak boleh berumur lebih dari 40 tahun. Beberapa tahun tak merampok lagi tabungan mereka semakin menipis sementara hanya itu satu2nya pekerjaan mereka untuk mendapatkan uang. Memikirkan itu Satrio termenung di tangga loteng rumahnya. Pikirannya melayang kemasa kecil dimana ia dapat bermain sepuasnya tanpa perlu memikirkan

Blogger Tampan dan Cantik Fav Gue!

Dear Diary, eh Hello Kity, eh Halo Bloggers! Seperti biasa tiap bulannya tanggal 25 teman kita CreamEno bikin Challange untuk memposting tulisan dengan tema yang telah beliau tentukan dan untuk kali ini temanya adalah Menceritakan 3 Blogger Favorit kita. Nah buat teman2 yang mau ikutan silakan baca info lengkapnya di CR Challenge #3 . Sejak pertama Challange itu dipublish dan membacanya saya sempat tarik-ulur antara ikut atau tidak soalnya saya kurang yakin apakah punya Blogger favorit atau tidak sebab selama ini biasanya sayalah yang difavoritkan, hihi.. bukan, tapi sebab selama ini tidak banyak mengenal para Blogger selain yang nyasar2 ke Blog ini saja dan juga yang berkomentar di Blog teman2, hanya itu yang saya kenal namun setelah menghitung kancing baju ala anak sekolah ketika menjawab soal ujian akhirnya saya putuskan untuk ikut saja walaupun memfavoritkan Blog teman sendiri. Langsung saja berikut ini 5 Blog yang bisa dibilang cukup saya kagumi karena mereka pintar mengolah kata2

Recent Posts

Popular Posts

Komedo Cinta

Setelah apa yang meraka lalui selama ini, layaknya jerawat yang menempel pada wajah, setelah beberapa waktu jerawat itu hilang dengan sendirinya dan wajah kembali mulus hingga akhirnya Herman dan Ningsih berhasil melanjutkan hubungan cinta mereka ke jenjang pernikahan. Satu persatu tamu undangan mulai berpulangan ke rumah masing-masing, acara pernikahan yang hanya berlangsung sebentar saja karena aturan protokol kesehatan pandemi covid-19 membuat mereka memiliki banyak sisa waktu dan tenaga berduaan di malam pengantin. Waktu menunjukkan pukul 8 malam lewat sedikit, Dalam kamar tidur mereka, di depan meja rias Ningsih duduk menghadap cermin. Sementara Herman berbaring di sebuah sofa yang terletak di luar kamar bagian beranda kamar, dari beranda kamar itu Herman bisa melihat istrinya yang berada dalam kamar. Tidak jauh dari sofa tempat Herman bersantai terdapat satu buah meja Billiard dan kolam renang. Sambil bermain smartphone, sesekali ia memandang ke arah istrinya yang hanya mengenaka

Jerawat Cinta

Setelah melalui perjalanan panjang dari Jakarta ke Papua, mulai dari Ibu Kota Jakarta naik pesawat ke Provinsi di Papua lalu naik pesawat lagi ke Kabupaten yang ada di Papua selanjutnya naik taksi dari bandara ke terminal kemudian naik angkot dan akhirnya Herman sampai juga di tempat tujuannya yaitu sebuah desa kecil di pedalaman Papua dimana ia di tugaskan dan tinggal untuk sementara waktu sampai tugasnya selesai. Sesampainya di desa tersebut Herman sempat kebingungan dimana harus menginap karena tak ada penginapan disana namun setelah menemui kepala desa akhirnya ia disarankan menginap di salah satu rumah warga bernama Pak Agus dengan membayar sewa kamar Rp.500 ribu perhari, karena menurut Pak Agus orang Jakarta duitnya banyak. Herman pun menyanggupi. Hari-hari berlalu tak terasa seminggu sudah Herman tinggal disana dan mulai mengenal sebagian warga yang jumlahnya hanya sekitar 100 kepala keluarga. Namun hal paling berkesan baginya adalah bisa berkenalan dengan anak perawan Pak Agus