Skip to main content

Kominfo Berencana ingin Membuat Mesin Pencarian Bernama Gatotkaca

Sudah sejak lama saya menunggu dan berharap Indonesia melakukan sesuatu di bidang digital.

Dan harapan itu semakin besar ketika saya menuliskan postingan Netizen Sepertinya Tak Membaca Langsung Berkomentar?

Di postingan tersebut saya menyelipkan kalimat "Kominfo tidak jadi memblokir Google, Youtube, DLL jika tidak mendaftar di PSE."

"Netizen langsung berkomentar meragukan Kominfo yang tak berani tegas, berkomentar tentang kedaulatan dan semacamnya, "mana berani pemerintah memblokir soalnya mereka bergantung ke Google" dan ada juga yang putus asa "asudahlah." Katanya.

Di postingan berita lain yang pernah saya baca di Facebook, sepertinya yang mendaftar ke PSE itu bukanlah dari pihak Google melainkan dari pihak (CV kecil) yang takut kalau Google sampai di blokir, dia takut karena CV milik dia bergantung pada layanan Google.

Saya kurang paham dengan maksud dari berita tersebut, apakah maksudnya Google sebenarnya belum mendaftar? Jika belum mendaftar di PSE tapi tidak diblokir maka benarlah komentar Netizen bahwa "Kominfo yang tak berani tegas".

Tapi berita baru-baru ini yang saya baca di FB sepertinya cukup menyenangkan karena Kominfo Berencana ingin Membuat Mesin Pencarian Bernama Gatotkaca, meski baru rencana gapapa lah wkwk, berikut beberapa potong kalimat yang saya salin dari tautan katadata.co.id di FB.

Kominfo Berencana ingin Membuat Mesin Pencarian Bernama Gatotkaca

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate mengatakan pernah berencana membuat mesin pencarian atau search engine sendiri bernama Gatotkaca seperti Google Chrome.

Johnny bercerita, ketika ia pertama kali menjabat menteri Kominfo pada akhir 2019, dia memanggil tim. Ia bertanya kepada timnya, “bisa tidak kita membuat search engine. Name it Gatotkaca misalnya,” ujar dia.

Menurutnya, "Indonesia perlu memiliki kedaulatan di bidang digital, termasuk dengan membuat aplikasi sendiri. Untuk mendukung independensi ini, kementerian membangun infrastruktur digital dari hulu hingga hilir, mulai dari backbone, middle mile hingga last mile."

Tautan tersebut menuai beragam komentar dari Netizen, berikut beberapa komentar yang saya salin dari FB.

"Paling bernasib sama kek OS igos Nusantara"

"paLing juga sekelas My pertamina.... diakses rame rame langsung down. wkwkwkwk"

"Proyek... tetaplah cari ide buat ngabisin dana program walaupun ga berguna 🤣🤣🤣"

"Semoga bisa terealisasikan.... Agar anak2 muda ITU bisa berkembang di negaranya sendiri.... Servernya taruh aja di daerah DIENG.. biar hemat pendingin."

"Sekelas Google aja sering kali kena virus trojan dan malwer..... Malah sok sok an moninfo mau bikin.... 😱😱🤣🤣🤣"

"Gimana mau maju sendiri indonesia. di saat mau membuat gebrakan dgn membuat karya di negra sendiri sdh di ter tawakan duluan.. kita ikut punya orang terus di tertawakan juga... netizen indo emang slalu benar."

Kalau menurut saya pribadi, ayo cepat realisasikan dan jangan lupa bikin juga Gatotkaca Search Console, Gatotkaca Blogger, Gatotkaca Periklanan, soalnya gue udah cape ngeblog gak maju-maju, barangkali kalau Indonesia yang bikin dan saya ngeblog disana siapa tau blog saya jadi maju hehe.

Comments

  1. 🤣🤣🤣🤣🤣 wajarlah kalau Nitizen pada mencemoohkan karena Indonesia jika membuat sesuatu hanya lapar mata saja... Bahkan karya anak bangsa saja banyak yang menarik tetapi Pemerintah tetap memandang sebelah Mata saja.😁😁😁

    Contohnya dulu anak UI pernah buat mesin pencari seperti Google. Tapi cuma bertahan selama 6 bulan. Dan kebanyakan orang kita pada waktu itu tetap menggunakan Google.

    Karena kurang dukungan akhirnya bubar juga....Karena pemerintahnya lebih senang dengan mesin pencari Google ketimbang buatan anak bangsa.🤣🤣🤣

    Mungkin akan lebih menarik jika warga Indo ikut main Film bersama Rambo Huu...Karena bayarannya cukup menggiurkan.😁😁😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya juga ya, banyak yg blg begitu, banyak karya anak bangsa yg hanya dipandang sebelah mata 😅

      Iya sepertinya saya pernah tuh mencoba Mesin Pencari buatan anak UI ya? klo ga salah.. di nama mesin pencarinya ada huruf WW 🤣

      Sayang banget waktu itu tidak didukung dan dilanjutkan, tapi yg paling kita butuhkan saat ini apa sebenarnya, Mesin Pencari ataukah Email, sepertinya bikin layanan email deh yg paling penting. Dgn alamat @imail.id misalnya 😅

      Atau main film bareng Bonge aja huu banyak juga duit dia 🤣

      Delete
  2. aku sih setuju banget, jika infrastrukturnya benar-benar murni dari awal. Dulu aku pernah berharap trhpd g**v.com yang digadang-gadang jadi search engine milik indonesia ternyata pake API bing. hasil pencariannya ya persis di bing. terus sekarang udah gak jalan mereka. hmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya bukan WW tapi VV kah? GOVV 🤣🤣

      Dan saya juga baru ingat itu API dari Bing, wkwk ampun dah saya pelupa 🤣🤦‍♂️

      Iya untuk Gatotkaca ini sepertinya bakal asli buatan Kominfo dari nol, sip dah 👍👍

      Delete
  3. Sepertinya aku juga masih meragukan kalo Kominfo bisa bikin mesin pencari Gatotkaca, soalnya server nya harus benar-benar handal, jangan seperti my Pertamina, langsung down diserbu rame-rame.

    Belum lagi hasil pencariannya harus relevan ya, jangan malah ngacau. Misalnya saja aku ketik Blog Jaey Zona, jangan yang muncul perusahaan Jaey Productions atau Jaey Phone. Woiii, aku cari blog bukan produk perusahaan.🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya perlu pakai server unlimited biar mgkn bisa menampung banyak pengakses.

      Kalau soal relevan, toko online dan youtube yg biasanya jadi penguasa di hasil pencarian 🤣

      Delete
  4. Replies
    1. Amin, tapi katanya tertunda gara2 ada pandemi 😅

      Delete
  5. lucunya negeri konohaa

    ReplyDelete

Post a Comment