Mr. Puzzle dan Agen Rahasia Cantik

Berita kematian tak wajar dari keluarga besar Mr. Andromeda menjadi viral seantero dunia hingga beritanya terdengar sampai ketelinga Mr. Puzzle, seorang Wartawan asal-asalan yang sangat terlatih mengungkap segala misteri.

Kejadian dari tragedi bunuh diri keluarga besar Mr. Andromeda membuat Mr. Puzzle penasaran ingin mengungkap kebenarannya. Menurutnya, motif gantung diri Mr. Andromeda terkesan bukan merupakan bunuh diri biasa melainkan pembunuhan terencana yang dirancang oleh profesional.

Demi mengungkap misteri tersebut Mr. Puzzle berkunjung ke kantor Tim penyidik yang sebelumnya telah menangani kasus tersebut. Meskipun kasus itu telah ditutup tapi ia tetap bersikeras ingin melakukan penyelidikan ulang.

"Silakan, Mr. Puzzle.." seorang Agen Rahasia Cantik ketua dari Tim penyidik yang pernah menyelidiki kasus tersebut mempersilakan Mr. Puzzle untuk melihat-lihat barang bukti di kantor Tim Penyidik tersebut dan selanjutnya mereka pergi meninggalkan Mr. Puzzle sendirian diruangan itu. Terdapat beberapa barang bukti berupa berkas-berkas, foto-foto mayat dan sebagainya yang terhampar diatas sebuah meja khusus. Mr. Puzzle meraih tumpukan berkas dan tampak membacanya dengan serius, sesekali ia memiringkan pinggul kekiri kekanan sehingga menimbulkan bunyi kretek-kretek pada otot-otot dan sendi pinggulnya.

***

Sore harinya dihari yang sama, sepulang dari kantor Tim penyidik, dirumah kediamannya, Mr. Puzzle masih melanjutkan membaca beberapa berkas profil dari Mr. Andromeda. Mr. Puzzle duduk dengan santai dibelakang meja kerjanya, mengangkat secangkir kopi dan mereguknya lalu metakannya kembali dimeja, matanya masih terus tertuju pada bacaan yang ada diberkas, sesekali ia memicingkan bola matanya dan spontan tangannya mengacungkan telunjuk keatas "Aha.." gumamnya menirukan gaya Jhony Deep sibajak laut ketika mendapat ide.

Mungkinkah Mr. Andromeda dibunuh oleh saingan bisnisnya sesama Produser. Sebagai pemilik perusahan rekaman musik ternama dan telah melahirkan beberapa musisi papan atas dan pastinya dia memiliki banyak saiangan. "Hmm.. Sepertinya masuk akal." Mr. Puzzle menggumam masih mencoba menerka-nerka apa yang terjadi.

"Tapi, mengapa harus dibunuh, bukankah Mr. Andromeda telah jatuh miskin jauh sebelum kematiannya, seharusnya dia bukan lagi saingan dari perusahan manapun, atau dia bunuh diri karena kemiskinannya? ini semakin menarik." gumam Mr. Puzzle dalam hati sembari mengetuk-ngetuk keningnya sendiri dengan telunjuknya.

***

Bulan demi bulan berlalu, tak terasa 9 bulan sudah Mr. Puzzle mempelajari kasus tersebut tapi belum juga menemukan titik terang, kumis dan cambangnya semakin lebat tak terurus dan tampak prustasi, terkadang ia menyalakan sebatang rokok namun ia terkejut dan melompat karena tanpa sadar mengisap rokok terbalik.

Hingga suatu hari saat menonton telivisi ia menyaksikan seorang Pangeran putra mahkota dari suatu kerajaan bersama istrinya tengah bersedih karena kehilangan putranya semenjak bayi. Di hadapan sebuah kue ulang tahun dengan lilin angka 30 sepasang suami istri itu menangis tersedu-sedu. "Jika dia masih ada mungkin dia seumuran saya." ucap Mr. Puzzle membatin menyaksikan itu lalu memalingkan muka dari televisi dan tanpa sengaja pandangannya tertuju pada tumpukan berkas yang ada diatas meja, sejenak ia teringat kembali akan kasus Mr. Andromeda, ia bergegas mencari tau golongan darah Pangeran tersebut di internet dan mencocokkannya dengan golongan darah Mr. Andromeda, ternyata tidak cocok.

"Ah, ini konyol.. Kenapa juga aku berifikir kalau Mr. Andromeda itu anak dari seorang Pangeran... Huff.." ucapnya, menghela nafas dan tersandar lemas tak berdaya di tempat duduknya, lelah berfikir dan seakan kehilangan harapan, reputasi serta karirnya sebagai pengungkap segala misteri dengan julukan The Puzzle akan musnah di depan mata.

***

32 tahun silam seorang Pangeran menikahi seorang wanita biasa, sebuah perkawinan yang tak di restui oleh pihak kerajaan karena istri sang pangeran bukan dari kalangan bangsawan terlebih lagi ia suka melanggar peraturan kerajaan sehingga gelar kebangsawanan dari keturunannya kelak akan dicabut, bukan hanya gelar sepertinya nyawanya juga bakal dicabut. Mungkin karena itulah setiap kali melahirkan, anak mereka menghilang tanpa sebab.

***

Bulan ke 9 hari ke 3 Mr. Puzzle membaca sebuah Email masuk dari seseorang.

Subyek: Ketua Tim Penyidik
Nama: Agen Rahasia Cantik
Isi: Hai saya Cantik, sampean masih ingat saya kan? 9 bulan lalu kita pernah bertemu di kantor saya. Begini lho, saya ingin memberi tahu kalau diam-diam saya juga menyelidiki kasus Mr. Andromeda dan apa yang saya temukan sungguh mencengangkan, berdasarkan alat scan khusus dari nomor HP dan KTP, nomor ID KTP sampean selalu keluar di layar monitor dan setelah dilakukan pengecekan ternyata struktur tulang wajah dan golongan darah sampean cocok dengan struktur data-data biologis Pangeran, kemungkinan sampean adalah anak kandungnya. Dan Tim kami juga telah menemukan petunjuk perihal hilangnya anak dari Pangeran yang ternyata telah di buang keluar kota dan yang bertugas membuangnya adalah Mr. Andromeda yang kemudian menitipkan anak bayi tersebut di Panti asuhan dan Mr. Andromeda juga menyumbangkan sebagian harta miliknya ke panti untuk biaya pendidikan dan hidup sehari-hari bayi tersebut namun karena beberapa tahun kemudian muncul perasaan tidak tega dari Mr. Andromeda lalu kemudian ia ingin memberi tahu ke Pangeran kalau anaknya masih hidup tapi sayang pesannya tidak sampai kepada Pangeran melainkan kepada Raja dan akhirnya Raja mengirim pembunuh profesional untuk membunuh Mr. Andromeda bersama keluarganya. Raja menyangka anak bayi tersebut telah mati bersama keluarga Mr. Andromeda tanpa mengetahui kalau bayi tersebut berada di panti asuhan dan masih hidup serta tumbuh dewasa hingga sekarang dan dia adalah sampean, Mr. Puzzle.

Beberapa jam setelah menerima Email masuk, Mr. Puzzle dan Agen Rahasia Cantik melakukan pertemuan dan mengobrol di suatu tempat rahasia.

"Berita gembirannya Raja telah lama meninggal dunia dan Pangeran selaku Ayah sampean sudah naik tahta, jadi sampean tidak perlu takut lagi kalau Raja yang merupakan kakek sampean bakal membunuh sampen. Dan pihak kerajaan juga telah menyiapkan penjemputan khusus untuk sampean."

"Tengkyu ya, udah membantu menuntaskan misteri ini. Kamu memang Agen Rahasia Cantik."

"Itu sudah menjadi hobi saya, mas"

"Sehobi dong kita, kalau boleh tau, kenapa sih kamu memilih jadi Agen Rahasia, padahal kamu cantik lho."

"Entahlah.. Naluri wanita mungkin, mas?"

"Naluri ingin selalu menyelidiki suami atau kekasih ya maksudnya?"

"Hehe, ya mungkin begitu.."

Keesokan harinya Mr. Puzzle dan Agen Rahasia Cantik berziarah ke makam Mr. Andromeda.

"Kuburannya wangi ya, mas."

"Iya, Mungkin karena dia telah menyelamatkan bayi seorang Pangeran dan menyedekahkan hartanya semasa hidup. Omong-omong karena makamnya sudah wangi ini bunganya buat kamu aja deh.."

"Ihh si Mas, masa saya dikasi bunga kuburan."

"Engga, maksudku buat di letakin disitu, diatas kuburan."

Tamat..

Related Posts

Comments

Posting Populer

Nama Pemilik, Foto Serta Sejarah Berdirinya Google

Kisah Mimpi: Jalan Buntu adalah Jalan Keluar

Orang Kaya Mah Bebas (Bagian-1)