Mengatasi Gatal Setelah Mencukur Rambut Kemaluan

Untuk merapikan rambut kemaluan, ada orang yang memilih mencukur habis rambut kemaluannya. Hanya saja, setelah itu keluhan gatal di selangkangan dan area kemaluan pun dialami.

"Kalau arah nyukurnya nggak benar, gatal apalagi pas rambutnya mulai tumbuh lagi. Tapi kalau arah nyukurnya bener, nggak gatal sih," kata salah satu pembaca detikHealth, Endi.

Untuk mengatasi gatal tersebut, Endi kadang terpaksa menggaruk area genitalnya ketika ke toilet. Senada dengan Endi, ibu satu anak bernama Yaya mengatakan keluhan gatal sering ia alami pasca mencukur habis rambut kemaluannya, terlebih saat rambut kemaluannya mulai tumbuh kembali.

"Beberapa hari aja sih gatalnya. Kalau gatal banget saya nggak garuk, paling ditepuk-tepuk aja. Habis kalau digaruk malah perih," kata Yaya.

Soal keluhan gatal pasca mencukur habis rambut kemaluan memang bisa terjadi. Seperti diunglapkan dr Radityo Anugrah SpKK dari Bamed Skin Care, rasa gatal bisa timbul karena arah mencukur yang salah. Kemudian, saat rambut mulai tumbuh memang dapat menimbulkan sensasi gatal.

Arah mencukur yang salah atau gesekan rambut yang baru tumbuh dengan kulit juga bisa rentan menimbulkan iritasi. Soal iritasi ini, dibanding pria, wanita lebih rentan karena area genitalnya yang lebih berlipat-lipat.

"Penggunana bedak bayi bisa digunakan untuk mengurangi gatal. Tapi, jangan lupa dibersihin area genitalnya ya. Kalau memang gatal banget bisa juga dipangkas lagi atau ya jangan dicukur habis, disisain panjangnya beberapa cm," kata dr Radit saat berbincang dengan detikHealth.

Sementara, dr Eddy Karta SpKK dari EDMO Clinis mengatakan rasa gatal dapat disebabkan karena bercukur menimbulkan luka atau alergi terhadap krim yang digunakan untuk mencukur. Sementara, gatal di selangkangan kemungkinan besar disebabkan iritasi kulit akibat teknik cukur yang kurang tepat. Kemungkinan lainnya, gatal tersebut muncul akibat rambut pendek yang baru tumbuh menusuk permukaan kulit.

"Solusi yang dianjurkan salah satunya biasakan untuk memotong rambut tidak terlalu pendek, sisakan setengah centimeter dari permukaan kulit. Untuk mengatasi gatal, bisa digunakan krim yang dapat dibeli bebas khusus untuk ruam popok. Setelah iritasi kulit sembuh, umumnya bekas kehitaman nanti akan memudar dengan sendirinya dalam waktu beberapa bulan," kata dr Eddy.

Untuk mencukur habis rambut kemaluan, bisa digunakan teknik shaving dengan razor. dr Radit mengingatkan, jika memakai razor bekas dan tidak selalu diganti, risiko infeksinya besar. Sementara jika menerapkan prosedur waxing atau dicabut, ada risiko meninggalkan bekas kehitaman dan ingrown hair di mana rambut meringkal di dalam, tidak bisa tumbuh ke luar.

dr Radit menambahkan, siklus rambut kemaluan yang butuh waktu tumbuh dan istirahat kurang lebih 4 bulan tidak terpengaruh jika diterapkan teknik memangkas atau menggunting. Tapi jika diterapkan prosedur waxing, Intense Pulsed Light (IPL), dan depilation (merontokkan rambut dengan bahan tertentu) siklus rambut kemaluan pun terpengaruh.

"Waxing dan depilating bisa memperlebat tumbuhnya rambut kemaluan. Sebab, prosedur tersebut menyebabkan pembuluh darah jadi lebih banyak di daerah tersebut sehingga memicu pertumbuhan rambut," kata dr Radit.

Sementara, IPL menghambat pertumbuhan rambut karena pada dasarnya tujuan prosedur ini untuk merontokkan rambut kemaluan secara semi permanen. Sehingga, yang dilakukan adalah menghambat pertumbuhan rambut dan membuat rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis serta lebih kecil.

Sumber: Detik.com

Komentar

  1. Kalau saya biasanya pakai abu sisa pembakaran yang masih anget, kang, untuk menghilangkan rasa gatal pasca pencukuran.
    Caranya, abu yang masih anget, saya taruh dalam kain, kemudian saya tutul2kan ke area yang gatal. Wkwkwkwk

    BalasHapus
  2. @Djacka Artub, hahaaa ati2 salah tutul kang

    BalasHapus
  3. Biar safety pergi ke salon mas, sambil ngopi kan asyik ada yg bantu nyukurin he..he 😂

    BalasHapus
  4. cukuran mas sekaligus perawatan kalau kepanjangan ngak terlalu bagus karena dapat jadi sarang bakteri

    BalasHapus
  5. mas gimana buat tampilan mobile brosense kayak gini. soalnya blogku beda kalau di buka lewat hp

    BalasHapus
  6. haha jangan-jangan alat cukurnya nggk higenis mangkanya jadi gatal-gatal, saya sarankan kasih alkohol aja Jaey biar hilang kumannya

    BalasHapus
  7. @indra hidayat, memang ada ya? Hehe..

    @Kika Albon, iya bro tapi malas kecuali kalo ada beneran saloon sperti yg dikatakan mas @indra hidayat diatas hehe

    @Kika Albon, kalau soal template entahlah, coba set pilih tampilan untuk desktop saja, mobile nya jangan ditampilkan. Brosense ini kan responsive jadi bisa menyesuaikan dgn layar perangkat pengguna. Masuk kehalaman tema > template > ada ikon gerigi, klik itu dan conteng tampilan untuk desktop saja.

    BalasHapus
  8. @Maya, ga berani ah mbak, takutnya kalau dikasi alkohol terus negmbang dan besar, ckikikk

    BalasHapus
  9. Kalau saya malah nggak pernah dicukur mas, iya dari dulu.. Takut nyukurnya. Memang jadi panjang sih, tapi biar nggak mengganggu ya saya kelabang aja..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama Pemilik, Foto Serta Sejarah Berdirinya Google

Situs Tempat Download Video Dewasa 18+

Humor: Gus Miek, Daging Babi dan Santri

Cara Membuat Wap Di Wapka (Multi Menu)

Cara Mudah Import Banyak File Di Wapka